St. Thorfinn

8 Januari

Tidak banyak yang diketahui mengenai kehidupan Thorfinn, karena ia baru lebih dikenal setelah limapuluh tahun setelah ia meninggal. Kisah hidupnya diketahui melalui penelusuran dan juga kesaksian seorang imam tua bernama Pater Walter de Muda. Yang diketahui adalah ia adalah biarawan Sisterisan di biara Tauntra. Ia juga diketahui pernah bertugas di Katedral Nidaros, dari dokumen perjanjian Tonsberg pada tahun  1277 dimana ia menjadi saksi. Perjanjian tersebut adalah perjanjian antara Raja Magnus VI dengan Uskup Agung Nidaros untuk membebaskan Gereja dari campur tangan negara. Kemudian Thorfinn diangkat sebagai Uskup Hamar. Pada saat Raja Erik berkuasa, ia menyangkal perjanjian Tonsberg dan mengasingkan Uskup Agung Nidaros, Yohanes, Uskup Oslow, Andreas, dan Uskup Hamar, Thorfinn. Thorfinn kemudian pergi dan mengalami banyak masalah, termasuk kapalnya yang karam. Akhirnya Throfinn tiba di biara TerDoest di Flanders. Thorfinn tinggal di biara itu, dan ia juga sempat pergi ke Roma. Sekembalinya dari Roma, kesehatannya menurun, dan pada 8 Januari 1285, ia meninggal di biara TerDoest. Pater Walter de Muda membuat sebuah puisi bagi Thorfinn yang ditempatkan dalam petinya. Limapuluh tahun kemudian makamnya ditemukan saat melakukan renovasi, dan dari makamnya tercium bau yang sangat harum. Puisi Pater Walter masih utuh dan tampak baru.


dari sumber http://www.indocell.net/yesaya/http://saints.sqpn.com/, dan http://www.catholic.org/

Kalender Orang Kudus