Sto. Ludovikus

19 Agustus

Louis de Anjou lahir pada Februari 1274 di Brignoles, Provence, Perancis. Ia adalah putera dari Charles II de Anjou, Raja Naples, dan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Sto. Ludovikus IX, dan Maria Arpard dari Hungaria, yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Sta. Elisabeth dari Hungaria. Ludovikus sejak kecil sudah menunjukan kekudusan dengan sering membagikan makanan-makanan enak kepada orang-orang miskin.Pada tahun 1288, Ludovikus dikirim bersama saudara-saudaranya untuk menjadi tawanan, menggantikan ayahnya yang tertangkap karena kalah berperang. Ludovikus dibawa ke Aragon, Spanyol, dan disana ia memperoleh pendidikan dari para biarawan Fransiskan. Ludovikus merupakan anak yang cerdas, dan mampu menguasai berbagai pengetahuan yang diajarkan kepadanya. Suatu ketika, Ludovikus jatuh sakit, dan dalam doanya, ia berjanji untuk bergabung dengan Ordo Fransiskan. Setelah itu, Ludovikus sembuh dan berusaha menepati janjinya, tetapi ia mengalami kesulitan karena statusnya sebagai putera mahkota. Ludovikus kemudian memutuskan untuk melepaskan hak-haknya sebagai putera mahkota kepada saudaranya, Robert. Pada tahun 1926, Ludovikus ditahbiskan sebagai sub-diakon oleh Paus Bonifasius VIII. Ia kemudian ditahbiskan sebagai diakon dan imam di Naples. Paus Bonifasius VIII kemudian menunjuk Ludovikus menjadi Uskup Toulouse, tetapi Ludovikus mengajukan permintaan untuk dapat diterima dalam Ordo Fransiskan sebelum menjadi Uskup Toulouse. Pada 24 Desember 1296, Ludovikus mengikrarkan kaul pertamanya dan menerima jubah Fransiskan dari Minister Jendral Ordo Fransiskan. Ludovikus menerimah tahbisan Uskup dari Paus Bonifasius VIII pada 30 Desember 1926. Dengan jubah Fransiskannya, Ludovikus berjalan menju Toulouse dan disambut dengan meriah. Ludovikus banyak membantu umatnya melalui penghasilan yang ia dapatkan. Setelah mengunjungi saudaranya di Aragon, Ludovikus jatuh sakit, dan menerima Sakramen Pengurapan pada 15 Agustus 1297. Ludovikus meninggal dunia pada 19 Agustus 1297 di Brignoles, Provence, Perancis. Pada 7 April 1317, ia dikanonisasi oleh Paus Yohanes XXII.


dari sumber http://ofm.or.id/, http://www.gcatholic.org/, http://www.newadvent.org/, http://www.americancatholic.org/, http://www.catholic.org/, http://magnificat.ca/, http://saints.sqpn.com/, dan http://en.wikipedia.org/

Bto. Guerikus

19 Agustus

Guerric lahir pada sekitar tahun 1070-1080 di Tournai, Belgia. Ia diyakini memperoleh pendidikan di sekolah Katedral di Tournai antara tahun 1087-1092. Melalui temannya ia mulai mengenal Sto. Bernardus dari Clairvaux. Pada tahun 1126, Guerikus mengunjungi Sto. Bernardus dan kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Ordo Sistersian. Sebagai biarawan, sikap hidupnya mendapat pujian dari Sto. Bernardus. Pada tahun 1138, Guerikus ditunjuk menjadi abbas biara di Igny. Dibawah kepemimpinannya, biara Igny berkembang dalam segala hal. Guerikus O.Cist., meninggal dunia pada 19 Agustus 1157 di Igny, Reims, Perancis. Pada tahun 1889, kultusnya diakui oleh Gereja.


Sto. Ezekhiel Moreno

19 Agustus

Ezequiel Moreno y Diaz lahir pada 9 April 1848 di Alfaro, Spanyol. Ia adalah putera dari Felix Moreno dan Maria Josefa Diaz. Pada tahun 1864, Ezekhiel kemudian memutuskan untuk bergabung dengan Ordo Agustinian Recollectorum di Monteagudo, Navarra, Spanyol. Setelah belajar teologi dan mengikrarkan kaulnya, Ezekhiel bersama tujuhbelas biarawan lainnya dikirim ke Filipina, Pada Februari 1870. Pada 5 Juni 1871, Ezekhiel ditahbiskan menjadi imam, dan setelah itu ia berkarya selama limabelas tahun di Filipina. Ezekhiel kemudian dipanggil pulang pada tahun 1885 untuk kemudian bertugas sebagai rektor untuk kolose dan novisiat di Monteagudo. Pada tahun 1888, Ezekhiel mengajukan diri untuk kembali menjadi misionaris, dan ia dikirim ke Kolombia. Ezekhiel bertugas sebagai prior untuk provinsi Candelaria, dan dibawah kepemimpinannya, para biarawannya dapat berkarya sampai Casanare. Pada 1 Mei 1894, Ezekhiel ditahbisakan menjadi Uskup dan ditugaskan sebagai Vikaris Apostolik Casanare. Pada 2 Desember 1895, Ezekhiel ditunjuk sebagai Uskup Pasto. Saat menjadi Uskup, terjadi perang pada tahun 1899 sampai 1902. Pada masa itu, Ezekhiel membela Gereja dan menjadi suara umatnya. Diakhir hidupnya, Ezekhiel menderita penyakit kanker. Ia meninggalkan Pasto pada Desember 1905 dan menghabiskan sisa hidupnya di Monteagudo. Ezekhiel Moreno, O.A.R., meninggal dunia pada 19 Agustus 1906 di Monteagudo, Spanyol. Pada 1 November 1975, ia dibeatifikasi oleh Paus Bto. Paulus VI, dan pada 11 Oktober 1992, ia dikanonisasi oleh Paus Sto. Yohanes Paulus II.


dari sumber http://augustinians.net/, http://osa-west.org/, http://midwestaugustinians.org/, http://www.catholic.org/, dan https://en.wikipedia.org/

Sto. Yohanes Eudes

19 Agustus

Jean Eudes lahir pada 14 November 1601 di Ri, Normandia, Perancis. Ia adalah putera Isaac Eudes, seorang petani, dan Martha. Yohanes memperoleh pendidikannya di Kolose Yesuit di Caen, Perancis. Ia kemudian memutuskan bergabung dengan Oratori Perancis pada 25 Maret 1623, dan ditahbiskan menjadi imam pada 25 Maret 1625. Yohanes memulai karyanya bersama para buruh dalam membantu para korban wabah penyakit. Karayanya sebagai seorang misionaris sangat dikenal. Pada tahun 1641, Yohanes mendirikan Serikat St. Perawan Maria dari Karitas, yang berkarya untuk para pengungsi, dan mengusahakan pertobatan bagi para pengungsi wanita. Serikat ini diakui oleh Paus Alexander VII pada 2 Januari 1666. Yohanes bersama dengan beberapa imam lainnya dan dukungan dari Kardinal de Richelieu, kemudian mendirikan Serikat Yesus dan Maria/ Congregatio Iesu et MariƦ, atau dikenal juga dengan nama Eudites (C.I.M./C.J.M.) pada 25 Maret 1643. Kongregasi ini berkarya dalam pendidikan para Imam dan karya misionaris. Yohanes mendirikan beberapa seminari, diantaranya di Lisieux dan Rouen. Banyak juga yang melakukan penentangan pada kongregasi yang didirikan oleh Yohanes. Yohanes juga mendirikan sebuah Serikat bagi umat awam. Yohanes memperkenalkan dan menyebarkan devosi kepada Hati Kudus Yesus dan Hati Tersuci Maria, dan juga menyusun liturgi untuk merayakannya. Yohanes Eudes C.J.M., meninggal dunia pada 19 Agustus 1680 di Caen, Perancis. Pada 15 April 1909, ia dibeatifikasi oleh Paus Sto. Pius X, dan pada 31 Mei 1925, ia dikanonisasi oleh Paus Pius XI.


Kalender Orang Kudus