B. Eugenia Smet

2 Februari

Eugenia Smet lahir pada 25 Maret 1825 di Lille, Perancis. Eugenia mendapat panggilan untuk membentuk sebuah tarekat yang ditujukan bagi jiwa-jiwa di api penyucian. Ia mendiskusikan panggilan ini kepada St. Yohanes Maria Vianney yang menjadi sahabatnya. St. Yohanes Maria Vianney memberikan dukungan atas karya yang akan dilakukan Eugenia. Atas ijin dari Uskup Agung Paris, Eugenia mendirikan Tarekat suster-suster Pembantu jiwa-jiwa di api penyucian, pada 19 Januari 1856. Berbagai macam tantangan dan cobaan dihadapi oleh Eugenia, sampai ia menderita kanker. Setelah menerima Sakramen Pengurapan Orang Sakit, Eugenia Smet meninggal pada 7 Februari 1871. Pada 20 Mei 1957, ia dibeatifikasi oleh Paus Pius XII.


dari sumber http://saints.sqpn.com/ dan http://www.imankatolik.or.id/

St. Yoana Lestonac

2 Februari

Yoana Lestonac lahir pada 27 Desember 1556 i Bourdeaux, Perancis. Ayahnya adalah seorang anggota parlemen bernama Richard Lestonac dan ibunya adalah Jeanne Eyquem. Ketika berusia tujuhbelas tahun, Yoana menikah dengan Gaston de Montferrant, dan pernikahannya membuahkan tujuh anak, dimana lima diantaranya hidup sampai dewasa, dan dua dari lima memilih memasuki kehidupan religius. Pada tahun 1597, suaminya meninggal secara mendadak. Yoana membesarkan semua anaknya sampai dewasa, kemudian ia bergabung dalam biara Sistersian di Toulouse, Perancis. Kerasnya disiplin biara membuat kesehatannya menurun. Superiornya memutuskan untuk mengeluarkannya. Sebelum meninggalkan biara, ia mendapat pengelihatan dari Bunda Maria bahwa ia akan menolong anak yang tersesat. Yoana kembali ke Bourdeaux dan  berkarya bersama gadis-gadis dan imam sampai berdiri sebuah Kongregasi Suster-Suster Company of Mary. Kongregasi ini berkarya dengan memberikan pendidikan kepada anak-anak perempuan dan melawan ajaran sesat Kalvinisme. Kongregasi ini mendapat penagkuan dari Paus Paulus V pada 7 April 1607. Pada tahun 1610, Yoana ditunjuk sebagai superiornya. Yoana Lestonac meninggap pada 2 Februari 1640. Pada 23 September 1900, ia dibeatifikasi oleh Paus Leo XIII dan pada 15 Mei 1949, ia dikanonisasi oleh Paus Pius XII.


dari sumber http://www.catholic.org/http://saints.sqpn.com/http://www.imankatolik.or.id/, dan http://en.wikipedia.org/

St. Theophane Venard

2 Februari

Theophane Venard lahir pada 21 November 1829 di Saint-Loup, Poitiers, Perancis. Ia lahir dari keluarga yang saleh. Sejak kecil Theophane memiliki keinginan untuk menjadi misionaris dan juga martir. Theophane belajar di Kolose Doue-la-Fontaine, kemudian melanjutkan pendidikan di seminari Misionaris Asing Perancis (M.E.P.) di Paris. Pada 5 Juni 1852, Theophane ditahbiskan sebagai seorang imam. Setelah ditahbiskan, ia langsung dipersiapkan untuk pergi dalam sebuah misi ke Hongkong pada 19 September 1852. Di Hongkong ia mempelajari bahasa dan budaya, sebelum ia dikirim ke Tonkin, Vietnam. Pada masa itu, orang-orang asing dilarang memasuki Tonkin, sehingga Theophane harus masuk secara sembunyi-sembunyi. Penganiayaan umat Kristen oleh Minh-Menh dan kesehatan yang kurang baik menjadi rintangan terbesar Theophane dalam misinya di Tonkin. Pada 30 November 1860, Theophane ditangkap setelah umat parokinya menghianatinya. Ia diberi kesempatan untuk dapat menyelamatkan diri dengan menyangkal imannya, tetapi ia menolak. Ia dikurung, dan selama itu, ia berhasil mengirimkan surat kepada keluarganya. Dalam suratnya ia menyadari apa yang akan dihadapinya, tetapi ia tetap merasa senang. Pada 2 Februari 1861, Theophane Venard, M.E.P., dipenggal dan menjadi martir Kristus di Ô Cau Giay, Hanoi, Tonkin, Vietnam. Sebelum menjadi martir, ia sempat menyanyikan madah dan mazmur. Pada 2 Mei 1909, ia dibeatifikasi oleh Paus St. Pius X dan pada 19 Juni 1988, ia dikanonisasi oleh Paus B. Yohanes Paulus II.


dari sumber http://www.catholic.org/http://www.imankatolik.or.id/http://saints.sqpn.com/http://www.newadvent.org/, dan http://www.indocell.net/yesaya/

Kalender Orang Kudus