Vigili Pentakosta

Sore Menjelang Hari Raya Pentakosta

Pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan Pondok Daun, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.


dari sumber:

St. Eleutherius

26 Mei

Paus Eleutherius adalah Paus ke-13 Gereja Katolik yang menjadi Paus pada tahun 175-189.Eleutherius berasal dari Nicopolis, Yunani. Ia adalah putera dari Habundius. Eleutherius adalah seoraang diakon pada masa kepausan Paus St. Anisetus dan St. Soter. Setelah kematian Paus St. Soter, Eleutherius terpilih sebagai Paus pada tahun 175. Masa Kepausannya dimula dengan menerima surat dari Lucius, Raja Inggris, yang meminta menjadi pengikut Kristus. Paus Eleutherius kemudian mengirimkan Fugatius dan Damian ke Inggris untuk memberikan pengajaran kepada Raja dan orang-orang yang mau mengikuti Kristus. Setelah itu, Paus Eleutherius menerima St. Ireneus dari Lyon, yang memperingatkat Paus akan bahaya ajaran sesat Montanisme. Ada yang mengatakan Paus menganggap remeh ajaran sesat ini, tetapi ada juga yang mengatakan Paus Eleutherius melawan dengan keras ajaran sesat Montanisme beserta ajaran sesat Gnostisisme. Paus Eleutherius juga menghapuskan beberapa kebiasaan makan orang Yahudi bagi orang-orang Kristen. Selama masa Kepausan Eleutherius, Gereja berada dalam masa yang tenang dan damai. Paus Eleutherius meninggal dunia pada 24 Mei 189, dan diyakini sebagai seorang martir. Paus Eleutherius dimakamkan di bukit Vatikan.


St. Urbanus I

25 Mei

Paus Urbanus I adalah Paus ke-17 Gereja Katolik yang menjadi Paus pada tahun 222-230. Urbanus berasal dari Romawi. Ia adalah putera dari Pontianus. Tidak banyak yang diketahui mengenai kehidupannya sebelum menjadi Paus. Setelah kematian Paus St. Kallistus, Urbanus terpilih menjadi Paus pada tahun 222. Skisma yang dilakukan St. Hippolitus masih terjadi pada masa Kepausan Urbanus, dan Paus Urbanus mengikuti apa yang telah dilakukan pendahulunya. Pada masa Kepausan Urbanus juga, Umat Kristen berada dalam keadaan damai pada masa pemerintahan Kaisar Alexander Severus. Paus Urbanus juga membaptis suami dan saudara ipar dari St. Caecilia. Paus Urbanus juga banyak mempertobatkan orang melalui kotbah-kotbahnya. Paus Urbanus juga membuat aturan mengenai persembahan kepada Allah yang hanya dapat dipergunakan untuk keperluan Gereja, kebaikan umat Kristen, dan orang-orang sakit. Paus Urbanus I meninggal pada 23 Mei 230 dan diyakini sebagai seorang martir.


Kalender Orang Kudus