St. Gilbertus dari Sempringham

3 Februari

Gilbertus lahir pada 1083 di Serpingham, Lincolnshire, Inggris. Ia adalah putera dari Jocelin, seorang ksatria Norman yang kaya. Ketika Gilbertus tidak berniat menjadi seorang prajurit, ayahnya mengirimnya ke Paris. Sekembalinya ke Inggris, Gilbertus membuka sekolah bagi anak-anak miskin. Ia bekerja sebagai pegawai rumah tangga Uskup Robert Bloet dari Lincoln. Gilbertus kemudian ditahbiskan sebagai imam oleh pengganti Uskup Robert, Alexander. Setelah ayahnya meninggal, Gilbertus mewarisi hartanya dan membagikannya kepada orang-orang miskin. Ia juga mendirikan biara Benediktin dan Agustinian. Gilbertus kemudian hendak mendirikan sebuah ordo religius setelah mengurus beberapa kelompok umat. Setelah fondasi ordo religius selesai dibangun, pada tahun 1148 Gilbertus pergi ke Citeaux untuk meminta Ordo Sistersian untuk mengambil alih, tetapi permintaanya ditolak. Gilbertus kemudian mendirikan Ordo Gilbertines. Pada tahun 1165, Gilbertus ditangkap dengan tuduhan menyembunyikan St. Thomas Becket. Ketika Gilbertus berusia sembilanpuluh tahunan, ia mendapat perlawanan dari bruder-brudernya, tetapi Paus Alexander III mendukung Gilbertus. Ketika Gilbertus mengalami kebutaan, ia mengundurkan diri dari semua tugas-tugasnya dan memfokuskan diri dalam doa. Gilbertus meninggal pada sekitar tahun 1189-1190 di Sempringham. Pada tahun 1202, Gilbertus dikanonisasi oleh Paus Innocentius III.


dari sumber http://www.catholic.org/, http://saints.sqpn.com/, dan http://www.imankatolik.or.id/

B. Eugenia Smet

2 Februari

Eugenia Smet lahir pada 25 Maret 1825 di Lille, Perancis. Eugenia mendapat panggilan untuk membentuk sebuah tarekat yang ditujukan bagi jiwa-jiwa di api penyucian. Ia mendiskusikan panggilan ini kepada St. Yohanes Maria Vianney yang menjadi sahabatnya. St. Yohanes Maria Vianney memberikan dukungan atas karya yang akan dilakukan Eugenia. Atas ijin dari Uskup Agung Paris, Eugenia mendirikan Tarekat suster-suster Pembantu jiwa-jiwa di api penyucian, pada 19 Januari 1856. Berbagai macam tantangan dan cobaan dihadapi oleh Eugenia, sampai ia menderita kanker. Setelah menerima Sakramen Pengurapan Orang Sakit, Eugenia Smet meninggal pada 7 Februari 1871. Pada 20 Mei 1957, ia dibeatifikasi oleh Paus Pius XII.


dari sumber http://saints.sqpn.com/ dan http://www.imankatolik.or.id/

St. Yoana Lestonac

2 Februari

Yoana Lestonac lahir pada 27 Desember 1556 i Bourdeaux, Perancis. Ayahnya adalah seorang anggota parlemen bernama Richard Lestonac dan ibunya adalah Jeanne Eyquem. Ketika berusia tujuhbelas tahun, Yoana menikah dengan Gaston de Montferrant, dan pernikahannya membuahkan tujuh anak, dimana lima diantaranya hidup sampai dewasa, dan dua dari lima memilih memasuki kehidupan religius. Pada tahun 1597, suaminya meninggal secara mendadak. Yoana membesarkan semua anaknya sampai dewasa, kemudian ia bergabung dalam biara Sistersian di Toulouse, Perancis. Kerasnya disiplin biara membuat kesehatannya menurun. Superiornya memutuskan untuk mengeluarkannya. Sebelum meninggalkan biara, ia mendapat pengelihatan dari Bunda Maria bahwa ia akan menolong anak yang tersesat. Yoana kembali ke Bourdeaux dan  berkarya bersama gadis-gadis dan imam sampai berdiri sebuah Kongregasi Suster-Suster Company of Mary. Kongregasi ini berkarya dengan memberikan pendidikan kepada anak-anak perempuan dan melawan ajaran sesat Kalvinisme. Kongregasi ini mendapat penagkuan dari Paus Paulus V pada 7 April 1607. Pada tahun 1610, Yoana ditunjuk sebagai superiornya. Yoana Lestonac meninggap pada 2 Februari 1640. Pada 23 September 1900, ia dibeatifikasi oleh Paus Leo XIII dan pada 15 Mei 1949, ia dikanonisasi oleh Paus Pius XII.


dari sumber http://www.catholic.org/, http://saints.sqpn.com/, http://www.imankatolik.or.id/, dan http://en.wikipedia.org/

Kalender Orang Kudus