Nama St. Perawan Maria Yang Tersuci

12 September

Nama St. Perawan Maria Yang Tersuci merupakan perayaan terhadap semua gelar yang dimiliki oleh St. Maria. Perayaan ini dimulai dari sebuah kota Cuenca, Spanyol, pada tahun 1513. Pada awalnya perayaan ini di peringati pada tanggal 15 September, kemudian Paus Sixtus V menggesernya menjadi tanggal 17 September. Pada tahun 1622, Paus Gregorius XV menyebarkan perayaan ini ke seluruh Keuskupan Agung Toledo. Pada tahun 1671, perayaan ini diperingati di seluruh Kerajaan Spanyol. Setelah terjadi Pertempuran Vienna, dan untuk memperingati perlindungan Sta. Maria selama pertempuran, Paus Innosensius XI memasukan perayaan ini pada kalender Liturgi untuk diperingati setiap hari Minggu setelah Oktaf Pesta Kelahiran St. Perawan Maria. Setelah reformasi yang dilakukan Paus Sto. Pius X, peringatan ini dipindahkan ke tanggal 12 September. Pada tahun 1969, peringatan ini sempat dihilangkan, tetapi oleh Paus Sto. Yohanes Paulus II, peringatan ini kembali dirayakan setiap tanggal 12 September.


dari sumber:
http://www.newadvent.org/
http://www.marypages.com/
http://www.imankatolik.or.id/
http://en.wikipedia.org/

Sto. Petrus Tarentasiensis

12 September

Pierre lahir pada tahun 1102 di Saint-Maurice-l’Exil, Vienne, Perancis. Petrus bergabung dengan Ordo Sistersian bersama dengan ayah dan saudaranya. Petrus kemudian ditunjuk sebagai Abas pertama biara Tamie di Tarentaise. Petrus kemudian mendirikan sebuah penginapan bagi para pelintas. Pada tahun 1142, Petrus ditunjuk sebagai Uskup Tarentaise. Walaupun tidak menginginkan menjadi Uskup, Petrus menerima jabatan ini. Sebagai Uskup, Petrus melakukan reformasi di Keuskupannya dengan mengeluarkan para rohaniwan korup, membantu orang miskin, mempromosikan pendidikan, dan merevitalisasi Gereja. Petrus dikenal juga dengan membuat tradisi membagikan roti dan sup kepada penduduk di pegunungan pada bulan Mei, yang dikenal dengan Pain de Mai. Dikisahkan Petrus menghilang selama satu tahun, dan ia ditemukan ketika menjadi seorang bruder di biara di Swiss. Setelah dibujuk, Petrus bersedia kembali ke Keuskupannya. Petrus membela Paus Alexander III dalam berusaha mendamaikan Raja Louis VII dari Perancis dengan Pangeran Henry II dari Inggris. Petrus dari Tarentasiensis, O.Cist., meninggal dunia pada tahun 1174 di biara Bellevaux, Perancis. Pada tahun 1191, ia dikanonisasi oleh Paus Selestinus III.


dari sumber http://www.americancatholic.org/, http://www.catholic.org/, http://saints.sqpn.com/, dan http://en.wikipedia.org/

Sto. Yohanes Gabriel Perboyre

11 September

Jean Gabriel Perboyre lahir pada 6 Januari 1802 di Le Puech, Montgesty, Perancis. Ia adalah putera dari Pierre Perboyre dan Marie Rigal. Keluarganya menyumbangkan tiga misonaris dan dua biarawati bagi Gereja. Panggilannya berawal ketika Yohanes mengantarkan adiknya, Louis memasuki seminari. Keputusannya cukup mengejutkan orangtuanya, tetapi mereka mengizinkan. Atas saran pamannya, Yohanes memutuskan untuk masuk Kongregasi Misi. Ia masuk seminari di Montauban pada Desember 1818, dan pada 23 September 1825, ia ditahbiskan sebagai imam. Ia ditugaskan di seminari St. Flour untuk mengajar teologi dogmatik. Dua tahun kemudian Yohanes Gabriel ditunjuk sebagai superior untuk seminari persiapan. Pada tahun 1832, Yohanes Gabriel ditunjuk sebagai sub-direktur novisiat di Paris. Setelah adiknya, Louis meninggal dalam perjalanan untuk misi di China, Yohanes memohon untuk dikirim ke China pada tahun 1835. Ia berangkat dari Havre pada 21 Maret 1835 dan tiba di Makau pada 29 Agustus 1835. Selama beberapa waktu, Yohanes Gabriel mempelajari bahasa di Makau sebelum kemudian ia pergi ke Ho Nan untuk misi pertamanya pada Desember 1835. Pada Januari 1838, Yohanes Gabriel melakukan misi ke Hou-Pé dan mengalami kesuksesan. Pada September 1839, penganiayaan di China kembali terjadi. Yohanes dikhianati oleh salah seorang katekumennya, dan ditangkap pada 15 September 1839. Ia dibawa ke Kou-Ching-Hien untuk diadili dan diminta untuk memberitahu persembunyian kawan-kawannya. Yohanes kemudian dibawa ke Siang-Yang, dan disana ia disiksa. Ia kemudian dibawa ke Wuchang untuk kembali diadili dan disiksa. Yohanes Gabriel bahkan sempat dituduh melakukan tindakan asusila terhadap seorang gadis bernama Anna Kou, yang juga telah mengikrarkan kaul kemurnian. Yohanes akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh hakim. Yohanes Gabriel Perboyre, C.M., meninggal dunia pada 11 September 1840 setelah dikat sampai mati pada sebuah salib bersama dengan tujuh orang penjahat di Ou Tchang Fou, China. Pada 10 November 1889, ia dibeatifikasi oleh Paus Leo XIII dan pada 2 Juni 1996, ia dikanonisasi oleh Paus Sto. Yohanes Paulus II.


dari sumber http://www.newadvent.org/, http://saints.sqpn.com/, http://www.imankatolik.or.id/, http://www.catholic.org/, dan http://www.vatican.va/

Kalender Orang Kudus