St. Kristian

12 Juni

Kristian adalah saudara dari St. Malakios dari Armagh. Nama Celticnya adalah Croistan O'Morgair. Pada 1126, ia diangkat sebagai Uskup Clogher, Irlandia. Tidak banyak yang diketahui mengenainya.


dari sumber http://www.catholic.org/

St. Barbara

4 Desember

Barbara adalah puteri dari Dioscorus, seorang pedagang yang kaya. Setiap kali ayahnya pergi, ia selalu dikunci dalam sebuah menara yang tinggi. Secara diam-diam, ia mempelajara Kekristenan dan iapun dibaptis. Pada suatu ketika, ketika ayahnya pergi, Barbara memasang tiga jendela di menaranya sebagai penghormatan terhadap Tritunggal Mahakudus. Mengetahui hal ini, ayanya sangat marah dan membawa Barbara ke pengadilan. Ayahnya sendiri yang menyuruh Barbara agar disiksa dengan harapan ia akan mengingakari imannya, tetapi Barbara tetap teguh pada imannya. Kemudian ayahnya mengambil pedang dan memenggal kepala anaknya sendiri. Saat itu juga, petir menyambar Dioscorus. Barbara menerima mahkota kemartiran pada tahun 235 di Nikomedia. Menurut beberapa sumber, St. Barbara menjadi martir ketika berusia empatbelas tahun.


St. Bibiana

2 Desember

Bibiana berasal dari sebuah keluarga Kristen yang seluruh anggotanya mati sebagai martir. Ayahnya, St. Flavianus, yang berpangkat Prefek kota Roma, dipenjarakan oleh Kaisar Yulianus yang mengingkari iman Kristennya, dan menemui ajalnya setelah kepalanya dicap besi panas dan ia diasingkan. Ibunya, St. Dafrosa, mula-mula ditahan di rumah bersama kedua anaknya: Bibiana dan Demetria. Setelah beberapa lama ia pun mati dipenggal kepalanya. Tinggallah Bibiana bersama adiknya, Demetria. Kedua gadis tak berdosa ini dipenjarakan dalam sebuah sel yang sempit, gelap lagi kotor, dan tidak diberi makanan sedikit pun. Dengan penyiksaan itu diharapkan mereka akhirnya menyangkal imannya. Namun perhitungan penguasa itu meleset. Kedua kakak-beradik itu tetap teguh dan berani mempertahankan imannya. Oleh karena itu mereka dihadapkan sekali lagi ke depan pengadilan. Berbagai ancaman yang sangat mengerikan ditimpakan kepada mereka, namun semuanya itu sia-sia belaka di hadapan keteguhan hati kedua gadis bersaudara ini. Mereka dibawa kembali ke penjara. Tak lama kemudian Demetria meninggal dunia di dalam sel yang mengerikan itu. Sekarang tinggallah Bibiana seorang diri. Ia diserahkan kepada seorang penjahat wanita bernama Rufina, yang ditugaskan untuk mengubah sikap dan pikiran Bibiana. Namun segala daya-upaya mulai dari bujuk-rayu yang lembut manis hingga penganiayaan yang kejam-bengis tidak berhasil mematahkan semangat iman Bibiana. Akhirnya ia diikat pada sebuah pilar dan di cambuk serta dipukuli hingga mati patia tahun 363. Di kemudian hari, sebuah gereja dibangun di atas makamnya; di kebun gereja tumbuhlah suatu tanaman yang dapat menyembuhkan sakit kepala dan epilepsi.


Kalender Orang Kudus